banner

#BantuIramaNusantara

Irama Nusantara melakukan ​digitalisasi ​arsip musik populer Indonesia era ​1920-an hingga era 1980-an. Hal ini dilandasi oleh kesadaran bahwa betapa pentingnya bagi masyarakat untuk mengenal dan memahami musik modern Indonesia sebagai bagian dari identitas bangsa.

Sejak berdiri tahun 2013, kami telah mendigitalisasi lebih dari 40.000 lagu, yang bisa Anda dengarkan di iramanusantara.org.

41.953

Lagu diarsipkan

4.065

Rilisan diarsipkan

Data hingga 31 Mei 2020

Rencana Kerja 2020

Beberapa rencana kerja yang kami terapkan di tahun 2020 ini, diantaranya:

  1. Menambah jumlah arsip digital serta menerapkan sistem cataloguing yang lebih baik
  2. Menambah kapasitas server serta melakukan pengembangan situs
  3. Mulai bergerak melakukan pengarsipan digital untuk format kaset
  4. Menerbitkan publikasi buku mengenai industri musik populer Indonesia era 1960-an
  5. Membuat video dokumenter tentang musik nasional dan tradisional
  6. Menyelenggarakan eksibisi dan pameran mengenai sejarah musik Indonesia
  7. Mengadakan workshop & pelatihan tentang pengarsipan digital
  8. Beberapa program kolaborasi terkait pengarsipan digital, termasuk program partisipasi dan pemberdayaan masyarakat

Akan tetapi, dampak pandemi Covid-19 di tahun 2020 ini memaksa kami untuk bekerja dari rumah sehingga laju produktivitas memang tidak konsisten seperti kondisi normal, serta beberapa rancangan program harus ditunda untuk jangka waktu yang belum diketahui, Akibatnya Irama Nusantara menghadapi permasalahan sumber daya manusia serta finansial, untuk terus beroperasi. Hal tersebut – ditambah beberapa faktor lainnya – membuat pergerakan Irama Nusantara tersendat, bahkan nyaris berhenti total

Upaya Darurat

Berbagai upaya telah kami lakukan bahkan sejak ​awal tahun 2020, yaitu; melakukan kolaborasi, program kerja sama, Crowdfunding,​ yang bertujuan untuk menyelamatkan kegiatan pengarsipan digital musik populer Indonesia. Sayangnya, situasi saat ini sangat menghambat kinerja kami.

Beberapa upaya darurat telah kami coba diskusikan, hingga akhirnya keluar opsi alternatif seperti:

Hingga bulan Juni ini, kami masih melakukan aktivitas terkait pengarsipan digital dari rumah, seperti data entry, cataloguing, transkripsi lirik, restorasi visual, dll. Tetapi, jika beberapa upaya alternatif kami untuk mendapatkan dana operasional tidak berjalan, dengan berat hati kami umumkan bahwa Irama Nusantara harus berhenti beroperasi, terutama dalam melakukan kegiatan digitalisasi arsip musik populer Indonesia.

Para pencinta musik Indonesia masih dapat mengakses situs iramanusantara.org hingga tiga bulan kedepannya (bulan September 2020). Namun, jika masih belum ada perkembangan, situs kami pun terpaksa harus ditutup karena kami tidak dapat lagi menopang penggunaan cloud server secara finansial.

Kami tetap berdoa dan berupaya agar kegiatan Irama Nusantara dapat terus berjalan, serta tetap berpikiran positif dengan penuh harapan. Harapan akan bantuan dari berbagai pihak dengan pergerakan swadaya yang kami lakukan dalam berkontribusi terhadap pendokumentasian sejarah, pelestarian karya musik, penyajian informasi dan edukasi budaya, serta apresiasi terhadap pelaku industri musik nasional.

Seandainya kenyataan yang harus terjadi adalah kondisi sebaliknya; terpaksa kami mohon pamit undur diri. Kami bangga telah memberikan sumbangsih-dalam hal arsip-terhadap budaya bangsa ini yang sangat disayanngkan harus terhenti di tahun 2020.